Zero Mostel – Lirik Terjemahan If I Were A Rich Man

Zero Mostel | Judul Lagu: If I Were A Rich Man

(SPOKEN:) Dear God, you made many, many poor people. I realize, of course, that
(SPOKEN 🙂 Ya Tuhan, kamu membuat banyak orang miskin. Aku sadar, tentu saja, itu
it's no great shame to be poor… but it's no great honor, either. So what would have
Tidak memalukan untuk menjadi miskin … tapi juga bukan kehormatan besar. Jadi apa yang akan terjadi
been the difference if I had… a small fortune?
Apakah bedanya kalau aku punya … sedikit keberuntungan?


If I were a rich man,
Jika saya orang kaya,
Daidle deedle daidle
Daidle deedle daidle
Daidle daidle deedle daidle dum
Daidle daidle deedle daidle dum
All day long I'd biddy-biddy-bum
Sepanjang hari aku biddy-biddy-bum
If I were a wealthy man.
Jika saya adalah orang kaya.
I wouldn't have to work hard,
Saya tidak perlu bekerja keras,
Daidle deedle daidle
Daidle deedle daidle
Daidle daidle deedle daidle dum
Daidle daidle deedle daidle dum
If I were a biddy-biddy rich,
Jika saya seorang biddy biddy kaya,
Daidle deedle daidle daidle man.
Daidle deedle daidle daidle man.


I'd build a big tall house with rooms by the dozen
Aku akan membangun sebuah rumah tinggi yang besar dengan kamar selusin
Right in the middle of the town,
Tepat di tengah kota,
A fine tin roof with real wooden floors below.
Atap timah halus dengan lantai kayu asli di bawahnya.
There would be one long staircase just going up
Akan ada satu tangga panjang yang baru saja naik
And one even longer coming down,
Dan satu lagi yang lebih lama turun,
And one more leading nowhere, just for show.
Dan satu lagi ke mana-mana, hanya untuk pertunjukan.


I'd fill my yard with chicks and turkeys and geese
Aku akan mengisi halaman rumahku dengan anak ayam, kalkun, dan angsa
And ducks for the town to see and hear,
Dan bebek untuk kota untuk melihat dan mendengar,
Squawking just as noisily as they can,
Squawking hanya sebagai ribut yang mereka bisa,
And each loud “pa-pa-geeee! pa-pa-gaack! pa-pa-geeee! pa-pa-gaack!”
Dan setiap nyaring pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa pa ga pa pa pa pa pa pa ga ga gue!
Would land like a trumpet on the ear,
Akan mendarat seperti sangkakala di telinga,
As if to say, “Here lives a wealthy man.”
Seakan mengatakan, “Di sini tinggal seorang kaya.”
Oy!
Oy!


If I were a rich man,
Jika saya orang kaya,
Daidle deedle daidle
Daidle deedle daidle
Daidle daidle deedle daidle dum
Daidle daidle deedle daidle dum
All day long I'd biddy-biddy-bum
Sepanjang hari aku biddy-biddy-bum
If I were a wealthy man.
Jika saya adalah orang kaya.
I wouldn't have to work hard,
Saya tidak perlu bekerja keras,
Daidle deedle daidle
Daidle deedle daidle
Daidle daidle deedle daidle dum
Daidle daidle deedle daidle dum
If I were a biddy-biddy rich,
Jika saya seorang biddy biddy kaya,
Daidle deedle daidle daidle man.
Daidle deedle daidle daidle man.


I see my wife, my Golde, looking like a rich man's wife,
Saya melihat istri saya, Golde saya, terlihat seperti istri orang kaya,
With a proper double chin,
Dengan dagu ganda yang tepat,
Supervising meals to her heart's delight.
Mengawasi makanan untuk menyenangkan hatinya.
I see her putting on airs and strutting like a peacock,
Aku melihatnya mengudara dan berjalan seperti merak,
Oy! What a happy mood she's in,
Oy! Betapa senangnya dia,
Screaming at the servants day and night.
Berteriak-teriak pada pelayan siang dan malam.


The most important men in town will come to fawn on me–
Orang-orang yang paling penting di kota akan jatuh ke arahku –
They will ask me to advise them,
Mereka akan meminta saya untuk menasihati mereka,
Like a Solomon the Wise–
Seperti Salomo yang Bijaksana–
“If you please, Reb Tevye?”–
“Jika Anda, Reb Tevye?” –
“Pardon me, Reb Tevye?”–
“Maafkan saya, Reb Tevye?” –
Posing problems that would cross a rabbi's eyes–
Memunculkan masalah yang akan melintas mata rabbi–
(chanting) Ya
(nyanyian) Ya